Terkait ledakan y tjd di Buleleng Bali, alat kami sensor seismik BMKG mencatat anomali gelombang seismik sktr pkl 02.27.17 UTC (10.27.17 WITA), dan kami meyakini bhw fenomena ini bkn aktivitas gempa tektonik krn 2 sensor seismik lainnya yg lokasinya relatif dekat tdk mencatatnya

— DARYONO PERWIRA SAKTI (@daryono_eq_talk) January 24, 2021