@kumparan Indonesia menempati peringkat kedua dengan kasus campak terbanyak versi World Health Organization (WHO) yang dirilis pada Januari 2026. Berdasarkan data nasional yang dirilis Kemenkes, tercatat 8.224 kasus suspek campak, 572 kasus terkonfirmasi, dan 4 kematian (CFR 0,05 persen) per Februari 2026, dengan 21 KLB suspek dan 13 KLB terkonfirmasi di 17 kabupaten/kota pada 11 provinsi. Berdasarkan data BPS, persentase balita yang pernah mendapat imunisasi campak pada 2025 hanya 63,52 persen, turun dari 72,45 persen pada 2024 dan lebih rendah sekitar 9,23 persen dibanding 2016. Aceh menjadi provinsi dengan cakupan terendah yakni 27,79 persen, disusul Papua Pegunungan 36,69 persen dan Sumatera Barat 43,5 persen. Padahal pada 2016, cakupan di Aceh sempat mencapai 59,09 persen dan Sumatera Barat 65,85 persen. Sementara cakupan tertinggi tercatat di Yogyakarta 83,42 persen, Bali 79,62 persen, dan Jakarta 73,61 persen. Dalam Profil Statistik Kesehatan RI 20205 yang dirilis Kemenkes berdasarkan Susenas Maret 2025, sebanyak 74,43 persen orang tua khawatir dengan efek samping vaksin dan 41,37 persen khawatir terhadap kandungan vaksin. Kendala biaya hanya 6,28 persen dan ketidaktahuan program 12,09 persen. Meski demikian, data Our World in Data menunjukkan kematian akibat campak di Indonesia turun dari 59.000 kasus pada 1980 menjadi 1.690 kasus pada 2023. Sepanjang 10 tahun terakhir, 2025 menjadi tahun dengan kasus suspek campak tertinggi yakni 63.769 kasus, sedangkan terendah pada 2024 sebanyak 25.639 kasus. Pada 2024, Jawa Tengah mencatat 5.210 kasus, Jawa Timur 3.658 kasus, Jawa Barat 3.073 kasus, DKI Jakarta 1.651 kasus, dan Aceh 1.537 kasus. Sementara Papua Pegunungan hanya mencatat 1 kasus, Papua Selatan 19 kasus, dan Papua 38 kasus sepanjang 2024. 📸: Dok. Shutterstock/Ilustrasi, Antara/Ilustrasi, Kemenkes RI. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | kasuscampak | news | videonews | R169 | R174 | E164 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ suara asli - kumparan - kumparan