@kumparan China menentang setiap upaya penargetan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei (56). Penegasan itu disampaikan setelah militer Israel mengancam akan menargetkan setiap pengganti mantan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang tewas dalam gelombang pertama serangan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2). Juru bicara pemerintah China menyatakan kedaulatan dan keamanan Iran harus dihormati serta menolak campur tangan pihak luar dalam urusan dalam negeri negara lain. "China menentang campur tangan dalam urusan internal negara lain dengan dalih apa pun, dan kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial Iran harus dihormati." Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyebut Mojtaba Khamenei sebagai tokoh yang tidak berpengaruh dan menegaskan dirinya harus memiliki suara dalam penunjukan pemimpin Iran yang baru. Mojtaba Khamenei sebelumnya ditunjuk sebagai suksesor ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang wafat akibat serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat. Penunjukan itu dilakukan oleh para ulama Iran melalui Majelis Pakar pada Minggu (8/3). "Diangkat dan diperkenalkan sebagai pemimpin ketiga dari sistem suci Republik Islam Iran, berdasarkan suara yang menentukan dari perwakilan terhormat Majelis Pakar." 📸: Dok. WANA via Reuters. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | mojtabakhamenei | news | oneliner | R176 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ War, Operation, Tension, Mission, Combat, Emergency, Cinematic, Game music,(1469197) - SAKUMAMATATA