@kumparan

Aldelia Rahma (11), siswi SD di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mengalami luka bakar 80%. Itu diduga karena kelalaian temannya di sekolah. Menurut keluarga Aldelia, bocah itu terluka saat membakar sampah usai disiram pertalite oleh temannya yang jahil. Sepupu Aldelia, Media Madona, mengatakan usai kejadian, Aldelia langsung dibawa ke RSUD. Ia kemudian dirujuk ke RSUP M Djamil Padang dan dirawat selama 35 hari. Setelah sebulan dirawat, RSUP M Djamil menyatakan Aldelia sudah bisa menjalani rawat jalan. Madona mengaku kaget, apalagi kondisi Aldelia di rumah semakin menurun bahkan hingga mengalami gizi buruk. "Saya kaget, 'Kok sudah pulang?' tanya saya ke kakaknya. Alasannya, [kata] rumah sakit sudah sembuh. Saya lihat (luka bakar Aldelia), sembuh apanya? Kok bisa dipulangkan? Berani sekali memulangkan pasien dengan luka masih parah ini," ucap Madona saat ditemui di Padang Pariaman, Kamis (23/5). Selama sepuluh hari berada di rumah, Aldelia hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur. Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, sempat datang menengok dan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Aldelia. Aldelia lalu dibawa lagi untuk dirawat di RSUD Padang Pariaman, dan kembali dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Di sana, kata Madona, kondisi Aldelia sempat ditolak dokter anak. "Dokter anak bilang, 'Kenapa diterima pasien seperti ini? Saya kira pasien penyakit dalam, ternyata ada luka bakar. Saya tidak bisa merawat seperti ini'. Apakah pantas seorang dokter bicara seperti itu di hadapan keluarga pasien? Sampai malam pun tidak tahu kami siapa dokter anak yang menangani [Aldelia]. Haruskah orang berduit saja yang boleh hidup?" tanya Madona. 📸: Dok. Keluarga, kumparan/Irwanda, Shutterstock/Ilustrasi. #focus #siswisdsumbar #news #videonews #padangpariaman #sumbar #bullying #anak #infoterkini #beritaterkini #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan