@kumparan Ramai-ramai orang lebih pilih curhat ke AI, termasuk soal rahasia pribadi. Namun, apakah AI sendiri bisa dipercaya menyimpan semua rahasia kita, terutama data pribadi kita? Menurut Ketua Asosiasi Ilmuwan Data Indonesia (AIDI) Andry Alamsyah, perusahaan AI memang punya kebijakan privasi, tapi itu belum tentu menjamin keamanan data pengguna. Katanya, pengolahan, penggunaan, sampai penyebaran data oleh AI masih belum transparan. banyak perusahaan AI yang tidak terbuka. "Penggunaan data dalam kondisi sekarang jarang dilaporkan atau tidak ada yang mau terbuka karena masih grey area. Grey area itu tidak ada peraturan yang jelas. Jadi mereka (perusahaan) bisa melakukan hal-hal yang tidak etis tapi tidak dihukum," ungkap Andry. Sementara itu, Adriana Soekandar Ginanjar, Psikolog Klinis sekaligus Dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, menilai curhat ke AI bisa berbahaya jika menjadikannya sumber utama informasi. Dia menyarankan tetap harus menemui tenaga profesional, seperti dokter atau psikolog jika hadapi masalah serius. 📸: Dok. Shutterstock/Ilustrasi, Pribadi/Andry Alamsyah, Pribadi/Adriana Soekandar. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #curhatai #news #videonews #AI #artificialinterlligence #curhat #psikolog #teknologi #kecerdasanbuatan #info #beritaterkini #berita #infoterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan