@kumparan

Berdasarkan survei "In AI, We Trust" yang dirilis Snapcart pada 24 April 2025, tingkat kepercayaan orang di Indonesia terhadap AI ada di angka 40 persen. Sebanyak 13 persen di antaranya bahkan tergolong sangat percaya terhadap kecerdasan buatan itu. Tidak ada responden (0 persen) yang mengatakan mereka sama sekali tidak mempercayai AI. Survei Snapcart melibatkan 3.611 responden di Indonesia dari berbagai generasi. Dalam survei itu, Gen Z (13-28 tahun) adalah generasi yang paling sering menggunakan AI. Angkanya ada di 50 persen. Kemudian diikuti oleh milenial (29-40 tahun) yaitu 29 persen, serta Gen X (45-60 tahun) yang mencapai 23 persen. Dari total responden, ada 6 persen orang yang pernah ke curhat ke AI. Alasan yang paling banyak, yakni sebesar 39 persen menyebut alasannya karena biaya mahal kalau harus curhat ke psikolog. Selain itu, 27 persen percaya bahwa AI lebih baik dalam menyimpan rahasia daripada manusia, termasuk psikolog. Adapun mereka yang menggunakan AI sebagai teman curhat percaya bahwa bahwa AI lebih baik dalam menyimpan rahasia daripada manusia, termasuk psikolog. Sisanya, menyebut alasan curhat ke AI karena bisa menyelesaikan masalah dan tidak menghakimi. 📸: Dok. Shutterstock, kumparan. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #curhatai #news #videonews #AI #artificialinterlligence #curhat #psikolog #teknologi #kecerdasanbuatan #info #beritaterkini #berita #infoterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan