@kumparan Aksi teror orderan fiktif yang dilakukan Hylmi Rafif Rabbi (23), mahasiswa Universitas Binus, terhadap rumah eks pacarnya mulai terungkap. Petugas keamanan di kompleks tempat tinggal Kamila menyebut rumah tersebut kerap menerima orderan fiktif hingga tiga sampai empat kali dalam sehari, dengan jeda waktu sekitar satu jam. Orderan biasanya berupa makanan dari Mi Gacoan atau McDonald’s, dengan nilai bervariasi antara Rp 100 ribu hingga Rp 400 ribu. Bahkan, menurut petugas, orderan sempat datang pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, dan terakhir terjadi sekitar tiga bulan lalu saat waktu subuh. Kondisi itu membuat para pengemudi ojek online kerap kebingungan karena pemesan tak bisa dihubungi. Keluarga Kamila pun sempat menuliskan imbauan di pagar rumah bahwa setiap order atas nama Kamila adalah fiktif, guna mencegah kerugian lebih lanjut bagi para driver. Hylmi kini telah ditetapkan sebagai tersangka, tak hanya atas teror orderan fiktif, tetapi juga ancaman bom ke 10 sekolah di Depok. Polisi menyebut aksi tersebut dilatarbelakangi rasa sakit hati setelah hubungan asmara dengan Kamila berakhir. 📸: Dok. kumparan, Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus #terordepok #news #videonews #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan