@kumparan Pemerintah Indonesia memperbarui standardisasi ejaan nama-nama negara dalam bahasa Indonesia melalui forum internasional. Pembaruan ini bertujuan menyelaraskan penulisan geografis dunia dengan kaidah ortografi dan fonologi bahasa Indonesia yang baku, sehingga penulisan nama negara asing lebih sesuai dengan pengucapan dan tata tulis Indonesia. Standardisasi tersebut telah disampaikan dalam sesi Badan Ahli Penamaan Geografis PBB (UNGEGN) yang berlangsung pada April–Mei 2025 di New York. Dalam pembaruan ini, sejumlah nama negara mengalami penyesuaian ejaan, seperti “Thailand” menjadi “Tailan” dan “Paraguay” menjadi “Paraguai”. Inisiatif standardisasi ini merupakan proses panjang yang diajukan delegasi Indonesia sejak 2019 dan diperkuat kembali pada 2024. Penguatan tersebut dilakukan agar penulisan nama negara asing selaras dengan kaidah bahasa Indonesia tanpa menyimpang dari daftar resmi negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penyusunan daftar standardisasi ejaan nama negara ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Badan Informasi Geospasial, Badan Bahasa, Kementerian Luar Negeri, hingga para ahli dari Universitas Indonesia. 📸: Dok. big.go.id, Shutterstock, IPA/Sipa USA via REUTERS. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #focus #namanegara #news #svl ejaanbahasa bahasaindonesia bahsadunia geografis info infoterkini berita beritaterkini bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan