@kumparan CIO Danantara Pandu Sjahrir ikut merespons sorotan soal saham gorengan yang ramai dibicarakan usai IHSG sempat anjlok pekan lalu. Menurut Pandu, istilah saham gorengan banyak muncul dari sudut pandang investor, termasuk investor asing, yang menilai sejumlah saham menjadi sulit diinvestasikan karena valuasinya dinilai terlalu tinggi dan tak masuk akal secara fundamental. Ia mencontohkan valuasi seperti price to earning ratio, EV to sales, hingga EV to EBITDA yang bisa melonjak ekstrem. Kondisi ini, kata Pandu, memicu pertanyaan besar dari investor soal kewajaran pergerakan harga saham tersebut. Meski begitu, ia menegaskan persoalan ini lebih pada sistem yang perlu dibenahi, bukan semata-mata menyalahkan pelaku pasar. Pandu pun menekankan harapannya agar pasar modal diisi oleh perusahaan dengan fundamental kuat, valuasi menarik, dan likuiditas yang sehat. Sejalan dengan itu, BEI juga menegaskan saham gorengan bukan merujuk pada kelompok tertentu, melainkan praktik manipulasi harga yang akan diselidiki dan ditindak tegas. 📸: Dok. AFP, kumparan/Widya Islamiati. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | sahamgorengan | bisnis | vidol | R158 | R182 | E029 #danantara #pandusjahrir #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan