@kumparan Jalan Rawa Belong, Jakarta Barat, mendadak jadi pasar ikan jelang Imlek. Lapak-lapak pedagang penjual ikan bandeng memenuhi jalanan menuju ke arah Pasar Bunga Rawa Belong itu. Di tiap lapak, tampak bandeng-bandeng jumbo berjajar. Mereka tampak berkilau, sebab sisiknya yang putih memantulkan cahaya matahari. Suharni, menjadi salah satu yang menjajakan dagangannya di sana. Ia turut bergabung dengan pedagang lain yang turut serta dalam 'Festival Bandeng Rawa Belong'. Ukuran bandeng yang dijajakan Suharni memang tak main-main. Ukuran paling kecilnya 3-4 kilogram, sementara yang paling besar bisa mencapai 15 kilogram. "(Bawaan) bukan berapa kilo, 8 ton," ujar Suharni saat ditemui, Sabtu (14/2). Penjual bandeng lainnya, Ali, mengaku membawa 3 kuintal bandeng ke festival ini. Beberapa hari ini, sudah 2 kuintal lebih dagangannya laku terjual. Namun, menurut Ali, festival tahun lalu lebih ramai dibandingkan yang sekarang. Yulia, warga Palmerah sengaja datang ke festival ini untuk memborong bandeng. Dia membeli 2 ekor untuk merayakan Imlek. Dia bercerita, bandeng memang biasa digunakan untuk disuguhkan kepada leluhur. "Iya, saya mah Imlek juga. Kan buat sembahyang para leluhur, kita beli ginian, beli bandeng," ungkap Yulia. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | jelangimlek | news | svl | R120 | R129 | E018 | E169 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan