@kumparan Iran dan Amerika Serikat (AS) menyepakati gencatan senjata selama dua pekan setelah mediasi intensif oleh Pakistan. Kesepakatan ini berhasil menunda rencana serangan militer besar-besaran yang sebelumnya diancamkan oleh Presiden Donald Trump. Selama periode jeda konflik ini, Iran menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz di bawah koordinasi angkatan bersenjatanya, meskipun dengan sejumlah pembatasan teknis. Dalam upayanya mengakhiri konflik, Iran mengajukan 10 poin proposal perdamaian melalui mediator Pakistan. Tuntutan utama Iran meliputi pengakuan AS terhadap program pengayaan uranium, pencabutan seluruh sanksi primer dan sekunder, serta penarikan militer AS dari Timur Tengah. Selain itu, Iran mendesak pembebasan aset mereka yang dibekukan dan penghentian serangan terhadap sekutu-sekutu mereka di kawasan. Proses negosiasi kini memasuki tahap krusial dengan adanya pertukaran dokumen, di mana AS juga menyerahkan 15 poin proposal balasan kepada Iran. Peran Perdana Menteri Pakistan, Sharif Shehbaz, menjadi kunci dalam meredam eskalasi di menit-menit terakhir sebelum pecah perang. Dua pekan ke depan akan menjadi penentu apakah dialog ini dapat menghasilkan solusi permanen bagi kedua negara. 📸: Dok. Viory, AFP, Reuters. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | irantolakgencatan | news | videonews | R158 | R335 | E051 | V183 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan