@kumparan

Televisi pemerintah Iran menayangkan rekaman pada Minggu (12/4) menunjukkan kapal-kapal yang terhenti di Selat Hormuz, kurang dari sehari usai pembicaraan antara Iran dan AS di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan. Tanggal dan lokasi pasti rekaman tersebut tidak diverifikasi secara independen pada saat publikasi. Kapal tanker super berbendera Liberia 'Serifos' bersama dengan kapal tanker super berbendera China 'Cospearl Lake' dan 'He Rong Hai' meninggalkan pelabuhan London dengan melewati Pulau Lark di Iran, masing-masing membawa hingga 2 juta barel minyak mentah, lapor kantor berita ISNA pada hari Sabtu. Hal ini terjadi setelah negosiasi antara Washington dan Teheran berakhir dalam 21 jam tanpa kesepakatan. Setelah pembicaraan tersebut, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Akbar Velayati, menulis: "Hari ini kunci Selat Hormuz berada di tangan kita yang kuat." Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf, yang memimpin delegasi, mengatakan, "Rekan-rekan saya di delegasi Iran mengajukan inisiatif yang berwawasan ke depan, tetapi pihak lain pada akhirnya gagal mendapatkan kepercayaan dari delegasi Iran dalam putaran diskusi ini." Sementara Wapres AS JD Vance mengatakan hasil tersebut adalah "kabar buruk bagi Iran, jauh lebih buruk daripada kabar buruk bagi AS." Pembicaraan yang gagal tersebut menyusul gencatan senjata bersyarat selama dua minggu yang disepakati awal pekan ini, yang terkait dengan pembukaan kembali Selat Hormuz. 📸: Dok. Iranian State TV via Viory. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | iranasbuntu | news | vidol | R158 | E051 #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan