@kumparan

Sejak SMP, Yusril Pelu sudah menargetkan masuk Universitas Gadjah Mada dan menyebut dirinya “pejuang Gamada”. Siswa asal Ambon itu bahkan mulai ikut les, riset jurusan, hingga diskusi soal biaya hidup sejak kelas 11. Ia memilih UGM karena menilai Yogyakarta lebih ramah biaya dan peluang kerja lulusannya cukup menjanjikan, khususnya untuk jurusan Manajemen yang ia incar. Tahun ini, Yusril akan bersaing lewat jalur SNBT yang digelar 21–30 April 2026. Untuk memperkuat peluangnya, ia juga aktif mengikuti kegiatan berbasis ekonomi agar lebih siap secara akademik. Di sisi lain, Naufal Azmy dari SMAN 1 Medan juga membidik kampus top di Jawa, yakni Institut Teknologi Bandung, tepatnya Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM). Ia sudah mantap merantau dan mendapat dukungan penuh dari keluarga, baik secara mental maupun finansial. Dalam lima tahun terakhir, tren minat siswa dari Indonesia Timur untuk kuliah di Jawa terus meningkat. Kampus seperti UGM menjadi magnet utama, sementara dari luar Jawa, siswa Sumatera—terutama Sumatera Utara—tercatat paling banyak mendaftar ke kampus top lewat jalur tes. Hal ini sejalan dengan nilai yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama demi masa depan. 📸: Dok. YouTube Universitas Gadjah Mada, Istimewa, Antara, kumparan/Panji, Amar Marpaung, ITB. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | snbt2026 | news | svl | R158 | R376 | E051 | V156 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan