@kumparan Sepasang sepatu hitam tersimpan di pojok ruangan. Sepatu itu biasanya setiap hari dipakai Mandala Rizky Syaputra (16) untuk pergi ke sekolah dan tempat magangnya. Sepatu kekecilan itu jadi saksi bisu sakit dan bengkaknya kaki Mandala hingga siswa kelas 2 SMK di Samarinda, Kalimantan Timur, itu mengembuskan napas terakhir pada Jumat (24/4). Mandala merupakan anak yang tak ingin merepotkan orang tuanya. Mandala tahu betul hidupnya jauh dari kenyamanan. Dia sama 1 kakak dan 3 adiknya hidup dalam kesederhanaan. Ibunya jualan risoles, ayahnya sudah meninggal. Meski sakit, Mandala tetap jalani aktivitas sehari-hari, termasuk magang. Ia lebih banyak berdiri dan hanya duduk saat waktu istirahat. Keluhan biasanya disampaikan setelah pulang ke rumah. Malam sebelum meninggal, Kamis (23/4), Mandala sempat menyampaikan keinginan terakhir untuk punya sepatu baru. Bahkan, di saat itu, Mandala bilang bahwa bila nanti sudah selesai PKL, mau bisa beli sepatu sendiri tanpa merepotkan ibunya. 📸: Dok. kumparan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | siswasamarinda | news | svl | R169 | R073 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan