@kumparan

Universitas Negeri Yogyakarta buka suara terkait dugaan keterlibatan dua alumninya dalam kasus dugaan pemalsuan riset untuk mengikuti konferensi ilmiah di Copenhagen, Denmark. Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, mengatakan pihak kampus menemukan dua nama yang sama dengan sosok yang ramai dibicarakan di media sosial, yakni Rifaldy Fajar dan Prihantini, dalam basis data alumni. Namun, kampus masih mendalami identitas keduanya. Menurut Nur, pihak kampus telah mencoba menghubungi kedua nama tersebut. Prihantini disebut sudah berhasil dihubungi dan akan memberikan klarifikasi melalui media sosial pribadinya, sementara Rifaldy masih belum dapat dikontak. UNY menyebut dua nama tersebut tercatat berasal dari FMIPA. Rifaldy tercatat sebagai angkatan 2014 dan lulus pada 2017, sedangkan Prihantini angkatan 2015 dan lulus pada 2018. Nur mengatakan, apabila keduanya terbukti merupakan alumni yang terlibat dalam kasus tersebut, pihak kampus akan mendiskusikan langkah etik dan kemungkinan sanksi bersama pimpinan serta komite etik. Sebelumnya, dugaan pemalsuan riset ini viral setelah diungkap peneliti Indonesia di University of Oxford, Wa Ode Dwi Daningrat. Ia menemukan dugaan kejanggalan dalam 19 abstrak ilmiah yang dipresentasikan pada konferensi ISPPD 2026 di Copenhagen, Denmark. 📸: Dok. Shutterstock, Wa Ode Dwi Daningrat. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | risetpalsuwni | news | videonews | R158 | E164 | V172 #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan