@kumparan Kerajaan Thailand berduka setelah Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati meninggal dunia pada usia 47 tahun. Kabar wafatnya putri sulung Raja Thailand Maha Vajiralongkorn itu diumumkan oleh Istana Kerajaan Thailand pada Jumat (12/6). Bajrakitiyabha meninggal pada Kamis malam (11/6) setelah kondisinya terus memburuk akibat sejumlah komplikasi kesehatan. Menurut pernyataan resmi istana, ia mengalami infeksi dalam rongga perut, radang usus besar (kolitis), tekanan darah rendah, gangguan irama jantung, hingga gangguan pembekuan darah. Di Thailand, ia dikenal luas dengan panggilan Putri Pa atau Putri Ba. Bajrakitiyabha menjadi salah satu anggota keluarga kerajaan yang paling aktif menjalankan tugas-tugas publik. Ia juga termasuk salah satu dari sedikit anggota keluarga kerajaan yang memiliki gelar resmi dan berada dalam garis suksesi takhta Kerajaan Thailand berdasarkan konstitusi negara tersebut. Kondisi kesehatan Bajrakitiyabha terus menjadi perhatian publik Thailand sejak ia kolaps pada akhir 2022. Dalam pembaruan terakhir yang dirilis istana pada Mei lalu, fungsi paru-paru dan ginjalnya disebut hanya dapat dipertahankan dengan bantuan alat medis serta obat-obatan. Setelah lebih dari tiga tahun menjalani perawatan intensif, Putri Bajrakitiyabha akhirnya wafat pada 12 Juni 2026 dalam usia 47 tahun. Jenazahnya akan disemayamkan di Grand Palace, Bangkok, dan prosesi pemakaman kerajaan akan digelar dengan penghormatan tertinggi sesuai tradisi monarki Thailand. Pemerintah Thailand juga mengumumkan masa berkabung nasional dan pengibaran bendera setengah tiang selama 15 hari. 📸: Dok. Reuters, TV Pool via AFP TV via AFP, AFP Photo, AFP, AFP TV via AFP. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | putrithailand | news | svl | R176 | R120 | E025 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan