@kumparan

Tumpukan sampah liar di sepanjang jalan Kedaung, Babelan, Kabupaten Bekasi dikeluhkan oleh warga karena mengganggu kenyamanan. Salah seorang warga, Sutarni (63), mengeluhkan adanya tumpukan sampah itu sejak empat tahun lalu, saat ia pertama kali membuka toko bunga di area tersebut.   Menurut Sutarni, sampah tersebut berasal dari pedagang maupun warga sekitar. Sampah pun bertumpuk karena diduga tidak semua warga memperoleh layanan pengangkutan sampah.   "Kalau orang perumahan kan sudah wajib ya setiap bulan bayar sampah dan keamanan. Mungkin yang tidak ditarik atau kurang mampu, untuk makan saja bersyukur, jadi mungkin dibuang begitu saja," ujar Sutarni kepada kumparan, Selasa (30/6).   Sutarni pun berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan solusi dengan menyediakan tempat penampungan sampah yang dapat langsung diangkut agar tidak lagi berserakan dan menimbulkan bau.   "Sarannya, ya mohon perhatikan untuk masyarakat kecil, dikasih tempat untuk seperti bak sampah yang bisa langsung penuh diangkut pakai truk, atau yang bak mobil itu lho, truk itu yang bisa langsung diangkat, penuh angkat, gitu. Jadi tidak semebar ke mana-mana dan membau busuk ke mana-mana, itu saja," katanya.   📸 : Dok. kumparan/Aditya.   Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.   📝: focus | sampahbekasi | news | videonews | R158 | E018 | E103 | V165   #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan