@kumparan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, muncul pertama kali ke publik di tengah penyidikan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri. Ia meminta publik tidak berspekulasi terkait penggeledahan di sejumlah lokasi, salah satunya temuan berkilo-kilo emas dan miliaran yang dalam rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, terkait tiga perkara dugaan korupsi pada Rabu (8/7). "Bagaimana ada uang yang ditemukan di rumah Sentul, itu ada yang punya, ada yang punya, ada kegiatannya, orang-orang kegiatan bisa ditanya, ya, ada bangunannya, bisa nanti dicek. Tetapi tentunya ini tidak akan dijelaskan saat ini, namun akan dijelaskan dalam satu proses acara yang benar. Paham?" kata Febrie di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/7). Selain itu, dia juga merespons soal tudingan kaitan dirinya dengan kasus dugaan korupsi batu bara PLTU yang menyebabkan blackout di Sumatera-Jawa-Kalimantan. Menurutnya, sebaiknya ada audit keseluruhan terlebih dahulu, baik mengenai jumlah kebutuhan, kualitas yang masuk, transaksi pembelian, dan prosedur pengadaannya. “Saya juga tidak paham ada keterkaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggu lah proses bagaimana rekan-rekan penyidik nanti ya menyampaikan apa masalahnya keterkaitan blackout tersebut, ya, perkaranya perkara apa, tapi saya baca-baca itu terkait dengan pengadaan baru bara ke PLTU," ujarnya. 📸: Dok. kumparan/Aditya. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | penggeledahanpolri | news | svt | R379 | R120 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan