@kumparan

Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah membantah ada kaitan antara dirinya dengan bisnis bernama de'Clan Signature Cafe yang digeledah Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penyidikan 3 kasus dugaan korupsi besar. "Dan sekali lagi, dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus tidak ada keterkaitan dalam bisnis, ya, apa yang telah diberitakan di medsos seperti di Tempo ya," ujar Febrie dalam jumpa pers di depan gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/7). Ada 12 titik yang digeledah tim gabungan Polri dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan TPPU tersebut. Salah satunya adalah de'Clan Signature Cafe di Jalan Cipete Raya Nomor 63, Jakarta Selatan. Di lantai dua kafe tersebut, penyidik menemukan sebuah brankas yang tersembunyi di balik lemari. Selain menyita uang tunai, penyidik juga membawa tiga pegawai kafe yang berada di lokasi untuk dimintai keterangan. Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengatakan, dalam penggeledahan di de'Clan penyidik menyita sejumlah dokumen, perangkat elektronik, serta uang tunai dalam berbagai mata uang. Adapun uang yang disita dari lokasi de'Clan terdiri atas SGD 3.130.000 dalam pecahan 100 dolar Singapura, USD 889.965, serta uang tunai Rp 259.159.000. 📸: Dok. Antara.⁠ ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: focus | penggeledahanpolri | news | oneliner | R176 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ News, digests, weather forecasts, information systems(1296714) - harryfaoki