@kumparan

Konflik antar tetangga di Gang At-Taufik, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas Depok ternyata sudah berlangsung sejak 2017. Korban menyebut, teror terus berlanjut hingga muncul tulisan berisi penghinaan yang ditempel dan dilaminating di depan rumah. Salah satu korban, Ashyfa, menyebut keluarganya pindah ke Depok sejak 2015 dari Kebagusan, Jakarta Selatan, untuk mencari ketenangan. Namun sejak 2017 gangguan terus terjadi. Berbagai upaya sudah dilakukan, mulai mediasi, mengabaikan, hingga mengalah pergi saat pelaku marah. Karena sudah tidak kuat, keluarga akhirnya melapor ke Polres Metro Depok pada Kamis (15/7). Ashyfa menyebut keluarganya juga pernah mengalami kekerasan oleh pelaku namun saat itu belum ada CCTV terpasang di rumahnya, Ashyfa pun mengungkap, teror terbaru yang diterima adalah tulisan yang menurut korban merupakan bentuk teror dan intimidasi. Adapun dalam kasus ini, keluarga tersebut mendapatkan sejumlah perlakuan tak mengenakan, seperti rumah dilempari, pagar dirusak, hingga diancam akan disantet. Ketua RW setempat mengungkap konflik bermula dari pemilik rumah, Azis Suraji, menegur tetangganya itu imbas suara musik yang keras. Upaya mediasi pun dilakukan, namun perjanjian selalu dilanggar. kumparan telah mencoba mengkonfirmasi soal peristiwa ini ke tetangga atau terduga pelaku. Namun, ia menolak memberi penjelasan. 📸: Dok. kumparan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: focus | tetanggadepok | news | videonews | R176 | E057 | V157 #bicarafaktalewatberita #kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan